
Stiker produk menjadi salah satu elemen sederhana yang dapat membantu UMKM membangun identitas pada kemasan.
Nama brand, logo, informasi produk, dan elemen visual lainnya dapat ditampilkan melalui stiker yang ditempel pada botol, pouch, box, jar, cup, maupun kemasan lainnya.
Namun sebelum melakukan cetak stiker produk UMKM, jangan hanya memikirkan desain. Jenis bahan, ukuran, bentuk, permukaan kemasan, dan tujuan penggunaan juga perlu diperhatikan.
Apa Fungsi Stiker Produk?
Stiker dapat memiliki beberapa fungsi sekaligus.
Sebagai Identitas Brand
Logo dan nama usaha dapat membantu pelanggan mengenali produk.
Sebagai Label Produk
Stiker dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang diperlukan pada kemasan.
Sebagai Elemen Branding
Desain stiker yang konsisten dapat membantu membangun identitas visual bisnis.
Sebagai Segel Kemasan
Pada kebutuhan tertentu, stiker dapat digunakan sebagai bagian dari sistem penutup atau segel kemasan.
Pilih Bahan Berdasarkan Penggunaan
Tidak semua stiker membutuhkan karakteristik yang sama.
Sebelum memilih bahan, pertimbangkan:
- Permukaan kemasan
- Indoor atau outdoor
- Kontak dengan air
- Lama penggunaan
- Tampilan yang diinginkan
- Anggaran
Jika stiker ditempel pada kemasan yang sering terkena air, kebutuhan material tentu berbeda dengan stiker untuk kemasan kering.
Tentukan Ukuran Stiker
Ukuran harus disesuaikan dengan kemasan.
Stiker yang terlalu besar dapat menutupi terlalu banyak bagian kemasan.
Sebaliknya, stiker terlalu kecil dapat membuat informasi sulit dibaca.
Ukur area yang tersedia terlebih dahulu.
Bentuk Stiker
Bentuk stiker dapat mengikuti kebutuhan desain.
Beberapa pilihan yang umum:
- Persegi
- Persegi panjang
- Lingkaran
- Oval
- Bentuk custom
Pilih bentuk yang mendukung identitas visual produk.
Informasi Apa yang Perlu Dicantumkan?
Tergantung jenis produk, informasi dapat meliputi:
- Nama produk
- Logo
- Nama brand
- Informasi produk
- Kontak
- Media sosial
- Elemen identitas lainnya
Untuk informasi yang bersifat wajib secara regulasi, pastikan mengikuti ketentuan yang berlaku untuk kategori produk Anda.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Tulisan Terlalu Kecil
Jangan memaksakan terlalu banyak informasi ke dalam area stiker yang kecil.
Desain Terlalu Ramai
Brand menjadi sulit dikenali.
Tidak Mengukur Kemasan
Stiker akhirnya tidak proporsional.
Tidak Memikirkan Permukaan
Permukaan kemasan dapat memengaruhi hasil pemasangan stiker.
Stiker untuk UMKM di Kepanjen
Pelaku UMKM di Kepanjen dan Kabupaten Malang dapat menggunakan stiker untuk berbagai produk seperti makanan, minuman, fashion, kerajinan, maupun bisnis lainnya.
Nozzle Print mencantumkan stiker produk sebagai salah satu kebutuhan layanan bagi pelaku UMKM di situs resminya.
Tips Sebelum Cetak
Sebelum menghubungi percetakan, siapkan:
- Ukuran kemasan.
- Jumlah stiker.
- Desain.
- Bentuk stiker.
- Tujuan penggunaan.
- Kondisi penggunaan.
Jika belum mengetahui bahan yang sesuai, jelaskan penggunaan stiker kepada percetakan.
Kesimpulan
Stiker yang baik bukan hanya menarik secara visual.
Stiker harus sesuai dengan:
Kemasan + fungsi + ukuran + informasi + kondisi penggunaan.
Dengan perencanaan tersebut, stiker dapat menjadi bagian dari branding produk sekaligus membantu membuat kemasan terlihat lebih rapi.
FAQ
Apa bahan stiker yang cocok untuk produk UMKM?
Pilihan bahan bergantung pada permukaan, kondisi penggunaan, daya tahan yang dibutuhkan, dan tampilan yang diinginkan.
Berapa ukuran stiker produk?
Tidak ada satu ukuran universal. Ukuran harus disesuaikan dengan kemasan dan jumlah informasi.
Apakah stiker bisa digunakan untuk branding?
Bisa. Logo, nama brand, warna, dan elemen visual dapat digunakan secara konsisten untuk membangun identitas produk.